PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2026/20
Instagram
Ponpes Mualimat
Perpustakaan Mapima
Pengumuman Kelulusan Kelas XII

IMPLEMENTASI P5PPRA "KAMPANYE ANTI PERUNDUNGAN"

Majalengka, 28 September 2023 - P5PPRA merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin. P5PPRA adalah salah satu inovasi yang dikembangkan dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mewariskan dan mewujudkan karakter budaya dan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus bangsa agar peran generasi kelak tidak terlepas dari akar budaya, nilai agama dan nilai luhur bangsa.

 

MA Putri PUI Majalengka pada tahun ajaran 2023 – 2024 ini menerapkan Kurikulum Merdeka bagi para peserta didik Kelas X (Fase E). Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka ini, di antaranya adalah melaksanakan kegiatan P5PPRA.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan P5PPRA pada tahun ajaran ini dibagi menjadi 3 (tiga) projek. Projek pertama adalah Kampanye Anti Perundungan/Anti Bullying. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan, pemahaman dan bahaya perundungan serta solusi anti perundungan kepada para siswa.

 

Projek Kampanye Anti Bullying melibatkan beberapa guru sebagai fasilitator, yaitu Efi Suhartini, S.Pd.I, Nur Fahmiati Fauzah, S.Ag., Ayu Sri Rahayu, S.Pd.I, Afnan Firdausi, S.Psi, Eva Amalia, S.Pd., Rahayu Prihatin, S.Pd.I dan sebagai coordinator tim, yaitu Asep Dian Darmadi, S.Pd. Mereka menjelaskan bahwa projek ini dilaksanakan ke dalam 3 (tiga) tahapan, yaitu Sosialisasi Perundungan, Kontekstualisasi (Penggalian Pemahaman tentang Perundungan) dan Aksi.

 

Pada tahapan sosialisasi, para siswa diberikan materi tentang perundungan oleh para fasilitator. Selanjutnya dilakukan kegiatan pendalaman materi melalui kegiatan wawancara terhadap siswa dan pada tahap rencana aksi, mereka dipersiapkan untuk menjadi Juru Kampanye Anti Perundungan melalui beragam aksi sesuai dengan bakat, minat dan potensi mereka.

 

Puncak kegiatan berlangsung pada Selasa, 28 September 2023. Para siswa kelas X (Fase E) melaksanakan kegiatan Kampanye Anti Perundungan di sekolah. Mereka menampilkan berbagai aksi kampanye melalui kegiatan Dakwah, Ceramah, Pembuatan Poster dan Video serta aksi kabaret.

 

Dra. Hj. Herijeni, M.Pd., Kepala Madrasah, berharap dengan kampanye ini dapat diterima oleh seluruh warga madrasah sehingga bisa mewujudkan suasana pembelajaran yang aman, sehat dan menyenangkan. Dan juga menumbuhkan kepercayaan diri dan mental yang baik kepada para siswa sehingga dapat berprestasi, baik akademik dan non akademik sesuai dengan bakat dan minatnya.

HIJAR
Dewan Ambalan
PMR
PKS
Kopsis