Majalengka, 28 September 2023 - P5PPRA merupakan singkatan dari Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin. P5PPRA adalah
salah satu inovasi yang dikembangkan dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan
untuk mewariskan dan mewujudkan karakter budaya dan nilai-nilai luhur
kepada generasi penerus bangsa agar peran generasi kelak tidak terlepas dari
akar budaya, nilai agama dan nilai luhur bangsa.
MA Putri PUI
Majalengka pada tahun ajaran 2023 – 2024 ini menerapkan Kurikulum Merdeka bagi
para peserta didik Kelas X (Fase E). Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum
Merdeka ini, di antaranya adalah melaksanakan kegiatan P5PPRA.
Dalam
pelaksanaannya, kegiatan P5PPRA pada tahun ajaran ini dibagi menjadi 3 (tiga)
projek. Projek pertama adalah Kampanye Anti Perundungan/Anti Bullying. Kegiatan
ini bertujuan untuk memberikan pengenalan, pemahaman dan bahaya perundungan
serta solusi anti perundungan kepada para siswa.
Projek
Kampanye Anti Bullying melibatkan beberapa guru sebagai fasilitator, yaitu Efi
Suhartini, S.Pd.I, Nur Fahmiati Fauzah, S.Ag., Ayu Sri Rahayu, S.Pd.I, Afnan
Firdausi, S.Psi, Eva Amalia, S.Pd., Rahayu Prihatin, S.Pd.I dan sebagai coordinator
tim, yaitu Asep Dian Darmadi, S.Pd. Mereka menjelaskan bahwa projek ini
dilaksanakan ke dalam 3 (tiga) tahapan, yaitu Sosialisasi Perundungan,
Kontekstualisasi (Penggalian Pemahaman tentang Perundungan) dan Aksi.
Pada tahapan
sosialisasi, para siswa diberikan materi tentang perundungan oleh para
fasilitator. Selanjutnya dilakukan kegiatan pendalaman materi melalui kegiatan
wawancara terhadap siswa dan pada tahap rencana aksi, mereka dipersiapkan untuk
menjadi Juru Kampanye Anti Perundungan melalui beragam aksi sesuai dengan
bakat, minat dan potensi mereka.
Puncak
kegiatan berlangsung pada Selasa, 28 September 2023. Para siswa kelas X (Fase
E) melaksanakan kegiatan Kampanye Anti Perundungan di sekolah. Mereka
menampilkan berbagai aksi kampanye melalui kegiatan Dakwah, Ceramah, Pembuatan
Poster dan Video serta aksi kabaret.