Berilmu dan Berguru dari Praktek Mengajar di MDTA
Ditulis tanggal 17 Feb 2022 | Dibaca 691 kali
Salah satu program unggulan MA Putri PUI Majalengka adalah Ilmu Guru, untuk kelas XII setiap tahunnya selalu dilaksanakan praktek mengajar di MDTA. Tahun 2022 ini praktek mengajar dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai dari tanggal 7 sampai dengan 16 Februari 2022. Siswi kelas XII yang berjumlah 47 orang dibagi menjadi 4 kelompok yang disebar ke 4 MDTA, yaitu MDTA Daarul Uluum PUI, MDTA Fathimiyah PUI, MDTA Al-Hidayah dan MDTA Manbaul Hikam PUI.
Praktek mengajar ini memberi pengalaman kepada para siswa kelas XII menyampaikan materi pelajaran, khususnya pelajaran agama yang telah diperoleh di MA Putri PUI Majalengka dan Ilmu Guru, bagaimana mengimplementasikan teori yang didapat selama 3 tahun. Titin Farihatin salah satu alumni yang merupakan guru pamong di MDTA Al-Hidayah menuturkan “Semoga menjadi pengalaman untuk menjadi bahan cerita tuk generasi-generasi yang akan datang, Kami keluarga besar MDTA Al-Hidayah mengucapkan terimakasih telah diberi kepercayaan oleh MA Putri PUI Majalengka untuk dijadikan tempat anak-anak pkl.”
Para guru di MDTA juga sangat mendukung program ini seperti yang diutarakan oleh Ana Siti, alumni yang juga menjadi guru di MDTA Fathimiyah PUI, "Selama Ibu guru dari Aliyah putri mengajar disini kami sebagai guru-guru DTA Fathimiyah merasa senang. Kami para guru dan siswa siswi sangat sedih karena akhirnya harus berpisah dengan Ibu guru dari Aliyah putri. Dan dapat menjalin silaturahmi dengan baik, berterima kasih dapat berbagi ilmunya kepada siswa siswi kami."
Dengan adanya mata pelajaran Ilmu Guru dan praktek mengajar ini lulusan MA Putri PUI Majalengka siap untuk mengajar di MDTA, Bimbel, RA dan Pondok pesantren. Sudah banyak lulusan/alumni yang langsung mendapatkan manfaat dari program ini dan berkerja pada lembaga-lembaga pendidikan tersebut ketika lulus dari MA Putri PUI Majalengka.
"Manfaat dari PPL yang Ana rasain itu, bisa menjadikan Ana pribadi, jadi orang yang mampu berinteraksi dengan banyak orang, terus bisa mengetahui caranya mengajar, apalagi mengajar pada anak-anak seumuran SD, terus bisa mengenali karakteristik dari anak-anak yang kita ajar, apalagi kalau orang yang mempunyai cita-cita atau berkeinginan sebagai guru itu sudah lumayan jadi basic tersendiri buat kedepannya." Ana menambahkan. (fey)