PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2026/20
Instagram
Ponpes Mualimat
Perpustakaan Mapima
Pengumuman Kelulusan Kelas XII

Hari Kartini Simbol Kebudayaan dan Perjuangan Kaum Wanita

Pada tanggal 21 April tentunya kita sebagai pelajar dan generasi muda sudah tau bahwa hari tersebut adalah Hari Kartini. 

Raden Ajeng Kartini atau yang lebih dikenal dengan RA Kartini merupakan tokoh emansipasi wanita yang hebat di Indonesia. Ia memperjuangkan kaum wanita mendapatkan hak dan pendidikan yang sejajar dengan pria. Melihat sosoknya, RA Kartini merupakan wanita yang cantik, cerdas, berwawasan luas dan pemberani.

Nah. Tapi Kenapa, ya, Hari Kartini identik dengan kebaya?  

Pada zaman dahulu, kebaya menjadi pakaian khas yang dikenakan untuk sehari-hari maupun acara spesial. Kini kebaya dikenal sebagai busana nasional yang dapat dikenakan oleh seluruh wanita Indonesia dari berbagai usia, kalangan dan status sosial. 

Dan nampaknya sampai sekarang pun pada saat perayaan hari Kartini identik dengan kebaya atau pakaian tradisional Indonesia. Tentu! karena Raden Ajeng Kartini sendiri menggunakan kebaya. Terlihat dari foto, gambar, atau lukisannya yang selalu memakai kebaya.

Karena Mengenakan pakaian adat pada Hari Kartini merupakan salah satu bentuk merayakan hari besar ini yaitu dengan berpakaian ala Kartini.

Begitu juga dengan Siswi MA PUTRI PUI MAJALENGKA sebagai bentuk rasa cinta tanah air dan mengingat perjuangan Raden Ajeng Kartini, yaitu dengan cara memperingati Hari Kartini dengan mengenakan pakaian adat Indonesia yaitu Kebaya. 

Tentunya kami merasa sangat senang dan bangga, bahkan ketika memakai kebaya terlihat aura anggun dan cantik.

Tidak lupa, kami juga mengabadikan momen-momen seperti ini. 

Kami mengabadikan momen ini pada tanggal 19 April 2021, Hari Senin, setelah dzuhur, untuk diperingati pada tanggal 21 April 2021.

Siang itu suasana sekolah rasanya berbeda karena para siswi nya mengenakan pakaian kebaya. 

Para siswi merasa bangga dapat memperingati hari kartini ini. Rasa bangga ini disampaikan oleh Oktaviona. "Pada saat saya memakai baju kebaya ada rasa kebanggaan tersendiri bagi saya, semoga kebaya menjadi pakaian yang sangat di gemari oleh pemudi di Indonesia". Ungkapnya.

Selain rasa bangga, keseruan juga tampak mereka rasakan, seperti yang diungkapkan Citra ,"Seru bisa ikut memeriahkan hari kartini, pakai baju kebaya, cantik, anggun. Semoga taun depan untuk sesi foto dipersiapkan, kalau kemarin kan kayak riweuh gitu ya, karena panas juga😂". Disambung Siska, siswi kelas X yang menyampaikan hal senada. "Kesan nya seru karena saya pertamakali pake baju kebaya di sekolah ini". Ungkap mereka.

Cucu Roniah turut menyampaikan beberapa pesan untuk para wanita, khususnya di Indonesia. "Semoga para wanita wanita Indonesia selalu bangga dengan menggunakan kebaya". Selain itu Salwa berharap tahun depan dapat merayakan kembali dan lebih meriah lagi, "Semoga tahun depan bisa Memperingati Hari Kartini dan semua bisa pakai baju kebaya." Tambahnya.

Dengan kita memakai pakaian adat ini akan memberikan makna bahwa perjuangan Kartini untuk kaum perempuan merupakan momen mengenalkan budaya pada generasi penerus bangsa dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Serta untuk menghargai perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita. (salwa)

HIJAR
Dewan Ambalan
PMR
PKS
Kopsis