Praktek Pembuatan Sabun dari Tumbuhan
Ditulis tanggal 01 Apr 2021 | Dibaca 760 kali
Pada tanggal 27 Maret 2021 PMR Wira MA Putri PUI Majalengka mengadakan kegiatan "Pembuatan Sabun dari Tumbuhan". Acara tersebut hanya diikuti oleh pengurus PMR Wira MA Putri PUI Majalengka saja, jumlah orang yang hadir 29 orang. Di dalam kegiatan tersebut kami belajar untuk bagaimana cara membuat sabun dari bahan tumbuhan dan apa saja manfaat-manfaat dari tumbuhan tersebut. Kami menggunakan bahan untuk membuat sabunnya yaitu Daun Sirih dan Lidah Buaya.
Mengapa kami memilih Tumbuhan tersebut untuk bahannya? Karena daun sirih memiliki sifat antijamur dan antiseptik. Sedangkan lidah buaya memiliki khasiat dapat menyembuhkan luka, melembabkan kulit, dan media detoksifikasi alami.
Banyak pengalaman dan ilmu yang diberi dalam kegiatan tersebut selain itu kami juga diberitahukan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan pada saat akan membuat sabun tersebut.
Ibu Ayu Sri Rahayu selaku pembina PMR sangat mendukung dan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sesuai dengan ucapannya, "Kembali kasih anak-anak ku sayang semuanya atas segenap kehebatan kalian, mudah-mudahan pembuatan sabun ini bisa dilakukan setiap 1x sebulan agar kebutuhan sabun di sekolah bisa terpenuhi tanpa harus membeli kemasan". Ujarnya.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memenuhi ketersediaan sabun di sekolah dan menjadi alternatif yang sangat pas dalam penerapan protokol kesehatan di sekolah. "Menurut aku dengan diadakannya kegiatan tersebut, membuat siswi menjadi semakin aktif dalam pelestarian, dan dapat menyadarkan siswi bahwa pembuatan sabun juga tidak melulu dengan bahan kimia tetapi bisa juga dengan bahan alami". Ujar Atina selaku panitia.
Alhamdulillah peserta dalam kegiatan ini sangat antusias sekali, sebagaimana yang disampaikan oleh Ami " Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kita mendapatkan ilmu dan inspirasi-inspirasi yang baru untuk dicoba, Kita bisa tau manfaat dari tumbuhan itu sendiri bagi kesehatan, dan semoga kegiatan ini terus berlanjut dan dapat memunculkan ide-ide baru lagi". Ungkapnya. Kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dalam diri anggota PMR, bukan hanya pemberian materi tetapi di dalamnya nya juga ada sebuah permainan supaya tidak jenuh.
Semoga kegiatan ini terus berlanjut bukan hanya untuk anggota PMR saja tetapi untuk seluruh siswi MA Putri PUI Majalengka juga. (ika)